Senin, 20 Juni 2022

Poli Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Bumijawa

Pandemi Covid-19 seakan mulai reda, meski di beberapa daerah kasus covid masih ada, namun secara umum masyarakat Indonesia menganggap bahwa pandemi telah usai. Pada kenyataannya, masih banyak masyarakat Indonesia yang belum mendapat vaksinasi covid-19 sebagai upaya pencegahan terhadap infeksi virus covid ini dengan berbagai alasan, ada yang memang anti terhadap vaksin sampai alasan medis yang menyebabkan mereka tidak bisa mendapat vaksin.

Dalam rangka menyukseskan program vaksinasi covid-19, UPTD Puskesmas Bumijawa sampai dengan bulan Juni 2022 masih terus membuka pelayanan poli vaksinasi covid-19 bagi warga masyarakat yang ingin mendapatkan vaksinasi.

Tidak seperti tahun lalu, dimana orang-orang yang datang ke poli vaksin cukup banyak berkisar antara 100-150 orang setiap harinya, namun saat ini hanya sekitar 5-15 orang saja yang datang, karena sudah banyak yang mendapatkan vaksin lengkap mulai dari vaksin dosis pertama sampai dengan booster, tetapi UPTD Puskesmas Bumijawa akan tetap membuka poli vaksinasi sampai semua warga masyarakat kecamatan Bumijawa mendapat vaksin covid-19 dosis lengkap.

Dengan suksesnya program vaksinasi pemerintah, harapannya  pandemi covid-19 ini benar-benar akan berakhir dan tidak ada lagi kasus covid-19 di Indonesia.

 

 


Minggu, 19 Juni 2022

Kegiatan Inovasi Penyuluhan dan Pengobatan Penyakit (Putren Antik) di Pondok Pesantren

Dalam rangka memberikan pelayanan kepada segenap masyarakat di wilayah Kecamatan Bumijawa tanpa memandang strata sosialnya, tim UKM UPTD Puskesmas Bumijawa mengadakan kegiatan Penyuluhan dan Pengobatan Penyakit (Putren Antik) di beberapa Pondok Pesantren yang ada di wilayah Kecamatan Bumijawa .

Kegiatan Putren Antik pada tanggal 3 Juni dilaksanakan di Ponpes Tarbiyatut Tolibin Batumirah asuhan Habib Soleh bi Tolib Al Athos dan pada tanggal 10 dilakukan di Ponpes At Tholibiyah Mobok.

Kegiatan diawali dengan pemeriksaan kesehatan bagi santriwan dan santriwati yang berusia diatas 15 tahun guna mendeteksi secara dini adanya kemungkinan penyakit tidak menular yang diderita para santri. Pemeriksaan yang dilakukan diantara nya cek tinggi dan berat badan, cek tekanan darah, cek gula darah, cek HB bagi santriwati dan pemberian tablet tambah darah bagi santri putri.

Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan penyuluhan kepada kader husada atau pengurus Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) juga turut melengkapi kegiatan tersebut.

Kegiatan selanjutnya direncakan akan diadakan di awal bulan Juli 2022 dengan harapan semakin banyak Pondok Pesantren yang berkenan untuk bekerja sama dengan Puskesma Bumijawa dalam menjaring dan menscreening kesehatan para santri-santrinya.










Kamis, 16 Juni 2022

Kegiatan Pertemuan Lintas Sektor sebagai Upaya Koordinasi dengan Instansi Terkait

Kamis, 16 Juni 2022 kemarin telah dilaksanakan kegiatan loka karya mini lintas sektor yang diselenggarakan oleh Puskesmas Bumijawa dengan mengundang beberapa instansi sekitar wilayah Bumijawa, dihadiri oleh perwakilan dari Kantor Kecamatan Bumijawa, Kepala UPTD, Kepala Sekolah, Kepala Desa, dan Organisasi Wanita di wilayah Kecamatan Bumijawa.

Kegiatan ini rutin diselenggarakan oleh Puskesmas Bumijawa dalam rangka menggali informasi dan berkoordinasi dengan para tokoh terkait di wilayah Bumijawa guna menentukan kebijakan dan program-program kesehatan yang tepat sasaran.

Kegiatan itu diawali dengan pemeriksaan kesehatan bagi para tamu undangan yang hadir, dari mulai tes berat badan, tes tekanan darah, dan tes gula darah. Kegiatan itu berlangsung cukup lama, dimulai dari pukul 09.30 sampai dengan pukul 13.00.

Dengan adanya kegiatan loka karya mini lintas sektor ini diharapkan adanya kerja sama lintas sektor dalam menyukseskan program-program kesehatan yang telah dan akan disusun oleh Puskesmas Bumijawa, karena kegiatan program kesehatan tidak bisa berjalan dengan baik tanpa adanya dukungan dari sektor terkait yang ada di wilayah Kecamatan Bumijawa.







Rabu, 15 Juni 2022

Pembinaan Konselor Sebaya di Sekolah Menengah Pertama (SMP)

Remaja adalah seseorang yang berada dalam masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Masa remaja umumnya terjadi dalam rentang usia 10-24 tahun, dan dibagi menjadi tiga tahapan perkembangan. Dalam usia ini biasanya banyak terjadi problematika baik dalam hal psiklogis maupun kesehatan fisik.

Remaja yang merupakan aset bangsa ini harus dididik dan diberdayakan dengan baik agar kelak menjadi penerus bangsa yang berkualitas dan bisa membangun bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar. Oleh karena pentingnya masa remaja ini, sebagai salah satu upaya dalam memberikan bimbingan dan arahan kepada para remaja, Puskesmas Bumijawa mencanangkan Program Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) yang fokus utamanya adalah memberikan peayanan kesehatan dan konseling untuk remaja.

Namun ternyata, para remaja biasanya lebih nyaman jika harus bercerita kepada teman sebaya nya dibanding kepada orang yang lebih dewasa secara usia, hal ini menjadi tantangan juga dalam pelaksanaan PKPR, maka dari itu Puskesmas Bumijawa juga bekerja sama dengan isntansi-instansi pendidikan di wilayah Puskesmas Bumijawa untuk membentuk Konselor Sebaya yang dipilih dari siswa-siswa yang dianggap cakap untuk menjadi seorang konselor sebaya.

Konselor sebaya adalah individu yang memberikan bantuan kepada orang lain yang sebaya agar dapat mengatasi masalahnya. Relasi yang terjalin bersifat interpersonal dan dilakukan oleh nonprofessional. Hubungan sebaya memiliki peranan yang kuat dalam kehidupan remaja.

Beberapa waktu lalu, tim Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dari Puskesmas Bumijawa mengadakan Pembinaan Konselor Sebaya di SMPN 1 Bumijawa, SMPN 2 Bumijawa, dan SMPN 3 Bumijawa. Harapan besar kami, para konselor sebaya ini bisa menjadi kepanjangan tangan dari Puskesmas Bumijawa dalam menampung dan memberikan solusi terhadap permasalahan para Remaja ini.






Selasa, 14 Juni 2022

Kejadian Meninggal Dunia Tersengat Listrik

Dilaporkan oleh TIM REAKSI CEPAT (TRC) PUSKESMAS Bumijawa Kabupaten Tegal kejadian /Bencana sebagai berikut:
Perihal: Orang Meninggal Dunia (MD) Tersengat listrik 

Pada hari Selasa tanggal 14 Juni 2022, sekitar pukul 08.15 WIB, di Desa Pagerkasih Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal, telah ditemukan orang meninggal dunia tersengat listrik.

TKP DAN WAKTU
Desa Pagerkasih Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal, Hari Selasa, tanggal 14 Juni 2022, sekitar pukul 08.15. 

KORBAN : 
Nama : DOMIR
TTL: Tegal, 45 TAHUN 
Pekerjaan : Dagang 
Alamat : Desa Muncanglarang Rt. 01/01 Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal. 

SAKSI-SAKSI: 
Nama : Ghufron Bin Sudli 
TTL: Tegal, 52 Tahun 
Pekerjaan : Buruh harian lepas 
Alamat : Ds. Pagerkasih Rt.02/02 Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal. 

Nama : Daryono
Usia : 45 Tahun 
Pekerjaan : Tani 
Alamat : Desa Pagerkasih Rt.01/02 Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal. 

KRONOLOGI KEJADIAN : 
Bahwa pada hari Selasa 14 Juni 2022 pukul 08.15.WIB, di Desa Pagerkasih Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal,  telah terjadi Orang Meninggal dunia tersengat listrik dengan kronologi Sewaktu (K) sedang memanjat Pohon Cengkeh dengan maksud memanen buah cengkeh kebetulan ada ranting yang ke arah di atas kabel listrik milik PLN dan dengan maksud Korban hendak memotong ranting tersebut namun justru setelah di potong ranting tersebut tidak langsung putus dan menempel di kabel kistrik sehingga korban tersengat di Pohon cengkeh tersebut dan Meninggal Dunia di TKP dan di saksikan ke 2 (dua) saksi, ke dua saksi tidak bisa menolong karena takut kestrum, yang akhirnya petugas PLN, Puskesmas dan Polsek Bumijawa tiba di Tempat kejadian dan Korban baru bisa dievakuasi yang selanjutnya korban diserahkan ke keluarga untuk di makamkan . 

TINDAKAN TRC PUSKESMAS BUMIJAWA : 
Setelah mendapat informasi dari Polsek Bumijawa, kemudian berkoordinasi dengan SIBAT Bumijawa PMI Kab. Tegal, lalu langsung mendatangi TKP dan mengevakuasi korban dari TKP ke Rumah duka. 

PERSONIL YANG TERLIBAT : 
1. POLSEK Bumijawa 
2. KORAMIL Bumijawa 
3. TRC PUSKESMAS Bumijawa 
4. PLN 
5. SIBAT Bumijawa PMI Kab. Tegal 
6. Pemdes Pagerkasih 
7. Pemdes Muncanglarang 
8. Masyarakat 

PETUGAS DI LAPANGAN : 
1. Tarjunedi (Paramedis) 
2. Abdul Kholik (Ambulance) 

Demikian dilaporkan TRC PUSKESMAS Bumijawa selamat siang dan salam kemanusiaan.






Kegiatan Imunisasi Influenza Calon Jamaah Haji

 Vaksinasi bagi calon jama’ah haji sebelum menunaikan ibadah haji atau umrah penting dilakukan dalam rangka melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Dengan demikian, mereka akan lebih aman dan nyaman saat beribadah di tanah suci.

Saat menjalani ibadah haji dan umrah di tanah suci, pasti terjadi interaksi dan kontak langsung dengan ribuan jemaah dari berbagai penjuru dunia. Selain itu, perbedaan iklim dan waktu antara Indonesia dan Arab Saudi membuat tubuh harus menyesuaikan dengan lingkungan setempat dan rentan terkena penyakit.

Salah satu vaksin yang diberikan kepada calon jama’ah haji dan umroh adalah Vaksin influenza, vaksin ini dianjurkan untuk jemaah haji dan umrah yang masih anak-anak, berusia lanjut, dan wanita hamil. Selain itu, vaksin ini juga perlu diberikan kepada jemaah haji dan umrah yang memiliki kondisi atau penyakit tertentu, seperti Asma, Gagal jantung kronis, Penyakit paru-paru kronis, HIV/AIDS, Gangguan metabolik, Kelebihan berat badan atau obesitas.

Dalam rangka menyukseskan kegiatan ibadah haji para calon jama’’ah dari wilayah Kecamatan Bumijawa, maka UPTD Puskesmas Bumijawa mengadakan kegiatan pemberina vaksinasi bagi calon jama’ah yang akan berangkat mulai tanggal 18 Juni 2022.

Semoga semua jama’ah haji Indonesia, khususnya yang ada di wilayah Kecamatan Bumijawa bisa melaksanakan ibadah Haji dan Umroh dengan sebaik-baiknya dan bisa kembali ke tanah air dengan gelar Haji dan Umroh yang Mabrur, Aaaamiin.






Minggu, 12 Juni 2022

Fogging Sebagai Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD)

Demam berdarah adalah penyakit yang sangat rentan dialami di daerah tropis atau subtropis, termasuk Indonesia. Seperti yang telah diketahui bersama, demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Fogging atau Pengasapan adalah sebuah teknik yang dipakai untuk membunuh para serangga yang melibatkan pemakaian semprotan pestisida murni yang diarahkan oleh sebuah pompa udara. Dalam beberapa kasus, uap air panas dipakai untuk menyemprot dan didiamkan dalam waktu yang lama.

Beberapa waktu lalu, Dinkes Kabupaten Tegal bekerja sama dengan Puskesmas Bumijawa melakukan kegiatan Fogging guna mencegah meningkatnya kasus DBD di Desa Jejeg, Kegiatan dilakukan dua kali siklus di dua RT yang terdapat pasien DBD.

Semoga dengan adanya kegiatan Fogging ini, kasus DBD di Desa Jejeg dan sekitarnya tidak bertambah lagi.










Jumat, 10 Juni 2022

Kegiatan Penyelidikan Epidemiologi DBD Puskesmas Bumijawa

Latar belakang dilakukan kegiatan Penyelidikan Epidemiologi (PE) sebagai bentuk tindak lanjut adanya kasus DBD di suatu wilayah untuk menanggulangi dan dan mencegah penyebarluasan terjadinya KLB.

Yang dilakukan petugas saat PE antara lain pencarian penderita DB lainnya, pemeriksaan jentik nyamuk dirumah penderita dan rumah rumah sekitarnya radius kurang lebih 100 meter. 

Tujuanya utama kegiatan PE untuk mengetahui ada tidaknya kasus DBD tambahan. Hasil penyelidikan epidemiologi akan menentukan langkah selanjutnya dalam pemberantasan penyakit DBD.